Pedoman Tata Kelola Perusahaan

Perusahaan secara bertahap dan berkesinambungan telah berupaya untuk menerapkan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau disebut Good Corporate Governance (GCG).

Penerapan GCG berlandaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD khususnya Pasal 92, dengan berpegang pada prinsip-prinsip GCG yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Kemandirian dan Kewajaran.

Tujuan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah agar pengelolaan BUMD dapat dilakukan secara profesional, efisien dan efektif dengan memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian organ BUMD guna memaksimalkan nilai BUMD agar memiliki daya saing yang kuat sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai secara optimal.

Perusahaan telah menyusun dan menetapkan Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda) melalui SK Direktur PT PJU No 036/SK-DIR/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018 sebagai panduan bagi setiap organ Perseroan beserta organ pendukungnya dalam melaksanakan sistem tata kelola perusahaan yang baik.

Dengan pedoman tersebut masing-masing organ utama perusahaan dan organ pendukung akan mengetahui dan memahami secara rinci apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing dalam konteks pelaksanaan GCG, sehingga pelaksanaan GCG dapat lebih terarah dan terkontrol dengan baik.

Dalam rangka penerapan Good Corporate Governance (GCG) serta untuk penguatan sistem manajemen, Direksi telah melakukan berbagai langkah-langkah strategis dan inovasi untuk menciptakan Sistem Tata Kelola yang Baik sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. Serta mengembangkan Sistem Manajemen berdasarkan nilai-nilai profesionalisme, dedikasi dan integritas.

Tujuan Penerapan GCG adalah :

  1. Memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan penerapan prinsip – prinsip Transparancy, Accountability, Responsibility, Independency dan Fairness (transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, dan kewajaran) dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan.
  2. Terlaksananya pengelolaan perusahaan secara profesional dan mandiri.
  3. Terciptanya pengambilan keputusan oleh seluruh organ perusahaan yang didasarkan pada nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Terlaksananya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap stakeholders.

Dokumen-Dokumen:

      • Auditor yang Disewa Perusahaan, Biaya untuk Jasa Audit serta Hasil Opini Auditor disini
      • Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perusahaan (Board Manual 2017) disini
      • Dokumen Code of Conduct disini
      • Dokumen Pedoman Manajemen Resiko disini
      • Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perusahaan (SK No: 030/SK-DIR/XII/2018) disini