SURABAYA – PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda) mengumumkan 12 karya terpilih dalam Lomba Foto Harmoni Jawa Timur 2026, terdiri atas tiga juara utama dan sembilan juara harapan. Kompetisi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT perusahaan, HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Mengusung tema “Harmoni Jawa Timur”, lomba ini menjadi ruang bagi fotografer untuk mengabadikan keberagaman budaya, bentang alam, kehidupan masyarakat, dan kearifan lokal Jawa Timur. Karya pemenang menampilkan cerita tentang kesenian tradisional, keterampilan masyarakat, kehidupan pesisir, pendidikan inklusif, hingga perjuangan manusia berdampingan dengan alam.
Kembali ke Akar Tradisi
Kemenangan foto yang menyajikan penampilan penari senior Gandrung dalam pagelaran Gandrung terop klasik di Desa Kemiren, Banyuwangi, merupakan kabar gembira bagi pegiat budaya Nusantara. Menurut Mamuk Ismuntoro, salah satu juri Lomba Foto Harmoni Jawa Timur 2026, foto ini memiliki elemen cerita yang kuat.
“Kita melihat ada suasana sakral, dramatis, dan pencahayaan yang cukup baik. Kekayaan seni tradisi Banyuwangi ini berhasil diwujudkan dalam foto karya Bayu Catur Pamungkas,” kata Mamuk.
Mengomentari foto ‘Detak Nadi Pembuatan Kapal Tradisional’, pegiat literasi visual ini mengatakan, ada sisi unik dari karya Fajar Hengki Wijaya ini. “Angle-nya ada dalam perhitungan. Tapi tema ini jarang saya lihat di banyak lomba foto. Dan fotografer, memilih elemen dasar yang terkesan sederhana tapi sangat kuat. Cukup mewakili aktifitas pembuatan kapal tradisional di Pelabuhan Pantai Puger, Jember”
Sementara foto juara 3, ‘Warisan Keterampilan Tangan Menjaga Tradisi’, kata Mamuk, memiliki kekuatan visual yang cukup menarik.
“Sejak awal ini foto yang berpeluang jadi juara. Komposisi, warna, teknik, semua dapat. Sosok perajin anyaman bambu di tengah deretan tampah kaya warna, jadi pengingat optimisme untuk menghadapi hidup,” kata Mamuk.
Menanggapi deretan karya pemenang, Hendro D. Laksono, juga salah satu juri, mengatakan jika Lomba Foto Harmoni Jawa Timur 2026 adalah tradisi yang patut diapresiasi.
“Para peserta lomba seolah membuka jalan pulang bagi seni budaya, tradisi, semangat, keberagaman, dan tentu saja pesona alam. Ada nilai-nilai yang ada, dan terus dipertahankan. Dan menurut saya, ini jadi catatan yang menarik,” katanya.
Praktisi sekaligus dosen media digital ini mengatakan, seiring maraknya karya visual di media sosial, ada kejenuhan tersendiri yang muncul di kalangan audience. Tentang dominasi artificial intelligence, sensasi, hingga hiburan yang membabi buta.
“Petrogas menjaga konsistensi dunia fotografi dengan cara yang epic sejak 2021. Ini sungguh layak mendapat apresiasi tersendiri,” tutupnya.
Tiga penghargaan utama
Juara pertama memperoleh hadiah uang tunai Rp7.000.000, piala, dan sertifikat; juara kedua Rp5.000.000, piala, dan sertifikat; serta juara ketiga Rp3.000.000, piala, dan sertifikat. Sembilan juara harapan masing-masing memperoleh Rp1.000.000 dan sertifikat.
Melalui kegiatan ini, PT Petrogas Jatim Utama mengapresiasi kreativitas fotografer sekaligus mengajak masyarakat melihat kekayaan Jawa Timur melalui kisah-kisah yang tertangkap dalam bingkai foto. Berikut galeri karya para pemenang beserta deskripsi singkatnya.
(Keterangan: Foto-foto merupakan karya asli peserta lomba; kredit foto kepada fotografer yang bersangkutan). (*)
Tiga Foto Terbaik
JUARA 1 | Maestro Gandrung Banyuwangi

JUARA 2 | Detak Nadi Pembuatan Kapal Tradisional

JUARA 3 | Warisan Keterampilan Tangan Menjaga Tradisi











